Sebenernya saya tidak kompeten membahas soal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Tapi melihat dinamika yang bertebaran di media massa, jadi terusik juga buat comment.. terutama pergantian Ketua DPR sighh..
DPR sebagai representasi wakil Rakyat (ntah bagaimana realitasnya) seharusnya berusaha mengambil hati rakyat dengan bukti prestasi dan perilaku yang berpihak kepada Rakyat.
Kembali ke Polemik pergantian Ketua DPR, kenapa sepertinya sangat di paksakan?? apakah terkait strategi untuk friendship dengan next president USA? atau sekedar membersihkan nama baik SN? ntah apa motivasinya, tapi yang jelas ini menimbuikan polemik baru... Ada yang nyebut Kemaruk, masa sudah Ketua Partai masih minta Ketua DPR.. seperti tidak ada sosok kandidat lain yang punya energi lebih fokus karena tidak double job dan double responsibilities.
*sekali lagi hanya comment, sebagai warga NKRI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar